Senin, 27 Juni 2022

Sebanyak 69 Guru Ngaji di Kecamatan Dasuk Tandatangani NPHD

 


Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep melalui bidang kesejahteraan rakyat terus-menerus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru ngaji. Salah satu nawacita Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H memberikan insentif  menerima bantuan sosial insentif kesejahteraan guru ngaji, sore tadi penandatangan berkas administrasi bantuan sosial Kesejahteraan guru ngaji tahun anggaran 2022 telah dilakukan, setiap guru ngaji akan menerima bantuan ini sebesar satu juta dua ratus ribu rupiah, Senin (27/06/2022).

Penandatanganan NPHD Bansos guru ngaji dilakukan disetiap kewedanan, untuk kewedanan Kecamatan Dasuk, Rubaru, Ambunten dan Pasongsongan ditempatkan di Masjid Ar-Raudlah dusun Barat Gunung Desa Matanair Kecamatan Rubaru.

Kegiatan Penandatanganan NPHD secara simbolis dihadiri oleh dua puluh perwakilan tiap kecamatan dan disaksikan langsung oleh Bapak Rudi staf khusus Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumenep.

Sebanyak 2.027 guru ngaji se Kabupaten Sumenep tahun ini akan segera. Kegiatan Penandatanganan NPHD juga menghadirkan penceramah kondang K. Mawardi untuk memberikan tausiyah dalam acara tersebut, Dari 2.027 orang guru ngaji se Kabupaten Sumenep 69 orang diantaranya berasal dari kecamatan Dasuk.

"Ada perbedaan penerima bansos kesejahteraan, guru ngaji tahun ini juga akan menerima kartu BPJS. Bagi para guru ngaji yang tidak pernah menerima bantuan bisa diusulkan lewat pengisian formulir permohonan bantuan guru ngaji untuk tahun anggaran 2023" Jelas Rudi staf khusus Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumenep.

"Ini adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap pihak yang berjasa membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Kabupaten Sumenep,” Imbuhnya. Bansos Kesejahteraan Guru Ngaji yang diberikan oleh Bupati Sumenep beda besarannya dengan yang diberikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep. (busairi)


0 komentar

Posting Komentar